Seleksi Penerimaan Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis 2021

I. JADWAL SELEKSI PENERIMAAN PESERTA DIDIK PS PDS JALUR REGULER DAN PROGRAM PENERIMAAN UTUSAN KHUSUS

Seleksi untuk Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis diselenggarakan 2 kali dalam satu tahun akademik dilakukan serempak untuk program regular dan program penerimaan utusan khusus (PPUK), periode pendaftaran adalah sebagai berikut:

  1. Periode Januari 2022
    • Pendaftaran diselenggarakan mulai 1 Juni 2021 s/d 31 Juli 2021
    • Tes seleksi dilaksanakan pada bulan September 2021
    • Kegiatan pra pendidikan dilaksanakan bulan Oktober – Desember 2021
    • Mulai pendidikan bulan Januari 2022
  1. Periode Juli 2021
    • Pendaftaran diselenggarakan pada mulai 14 Desember 2020 dan 29 Januari 2021
    • Tes seleksi dilaksanakan pada bulan Maret 2021
    • Kegiatan pra pendidikan dilaksanakan bulan Maret – Mei 2021
    • Mulai pendidikan bulan Juli 2021
  1. Periode penerimaan
    sebagaimana disebutkan diatas bisa di tunda selama satu semester jika peserta PPUK mengikuti Program Pembimbingan Khsusus (PPK).

 

II. JALUR PENERIMAAN

  1. Jalur Reguler
    adalah Jalur seleksi melalui Tes dengan mengutamakan kemampuan akademis yang baik, kesehatan fisik dan mental yang baik, serta memiliki kemampuan berbahasa inggris yang baik.
  2. Jalur Program Penerimaan Utusan Khusus
    selanjutnya disingkat PPUK adalah penerimaan calon peserta didik utusan Instansi Pemerintah pada Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis.

 

III.  TAHAPAN & PROSES SELEKSI

Proses pendaftaran dan seleksi dilaksanakan serempak baik jalur regular maupun PPUK dengan prosedur sebagai berikut :

  1. Calon peserta login pada  https://admisi.ub.ac.id menggunakan akun Gmail
  2. Gunakan alamat email Gmail yang benar dan valid untuk melakukan verifikasi email pendaftar;
  3. Login ke email Gmail dan lakukan verifikasi melalui link verifikasi pada email yang dikirim oleh Admisi UB. Setelah email terverifikasi, pendaftar dapat mulai melakukan proses pendaftaran;
  4. Pendaftar memilih Seleksi Kedokteran Spesialis, kemudian melakukan request KODE PEMBAYARAN;
  5. Proses pendaftaran mulai dari request kode bayar sampai dengan finalisasi dilaksanakan secara online melalui laman https://admisi.ub.ac.id.
  6. Untuk bantuan pendaftaran:
    1. Jika ada permasalahan terkait pembayaran atau proses pendaftaran online, dapat ditanyakan melalui https://haloselma.ub.ac.id
    2. Untuk pertanyaan mengenai persyaratan pendaftaran bisa kontak nomor telp kantor / hotline jurusan spesialis HP 081232887877 telepon (0341) 335 222 atau email ke tkpppds.fk@ub.ac.id
  7. Apabila proses request berhasil, maka Anda akan memperoleh KODE PEMBAYARAN (13 digit);
  8. Biaya pendaftaran sebesar  500.000 (lima ratus ribu rupiah) disetor pada Bank BRI, Bank Mandiri atau Bank BNI seluruh Indonesia (semua kanal pembayaran) di seluruh Indonesia dengan menunjukkan KODE PEMBAYARAN;
  9. Proses pembayaran hanya dapat dilakukan pada jadwal pendaftaran saja. Biaya pendaftaran yang telah dibayarkan di bank tidak dapat ditarik kembali dengan alasan apapunHarap mengikuti tata cara pembayaran sebagai berikut :
    1. Tata Cara Pembayaran Melalui Bank BRI
    2. Tata Cara Pembayaran Melalui Bank Mandiri
    3. Tata Cara Pembayaran Melalui Bank BNI
  10. Setelah pembayaran berhasil, peserta melakukan konfirmasi pembayaran pada laman https://admisi.ub.ac.id. Harap menggandakan (fotocopy) struk bukti bayar setidaknya 1 (satu) lembar sebagai bukti cadangan;
  11. Melakukan pendaftaran secara online dengan melengkapi data-data dan dokumen yang diperlukan melalui https://admisi.ub.ac.id
  12. Peserta yang lolos pemberkasan dan jadwal Tes Tahap II akan diumumkan di website ppds.fk.ub.ac.id pada pertengahan Februari untuk periode Juli dan pertengahan Agustus untuk periode Januari.
  13. Mengikuti Tes Tahap II (TOEFL, TPA, Tes Kesehatan dan Tes Psikologi-Psikiatri),
  14. Standar Kelulusan Tes Tahap II Adalah Sebagai Berikut :
    NO JENIS TES REGULER PPUK
    1 Tes Potensi Akademik (TPA) Minimal 500 Minimal 475
    2 Tes TOEFL Minimal 475 Minimal 450
    3 Tes Psikologi-Psikiatri 1.  Physical Quotient (PQ) minimal 50

    2.  Intelligence Quotient (IQ) minimal 90

    3.  Tidak boleh terdapat gambaran klinis berupa ganguan psikotik, ganguan bipolar, gangguan kepribadian ambang,  dan gangguan kepribadian antisosial. 

    4 Tes Kesehatan Fisik Tidak menderita penyakit yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain dan dapat menggangu proses pendidikan dan pelayanan.
  15. Peserta yang lolos Tes Tahap II dan jadwal Tes Tahap III akan diumumkan melalui website ppds.fk.ub.ac.id.
  16. Mengikuti Tes Tahap III (Tes Tulis dan Wawancara) di masing-masing program studi.
  17. Pengumuman peserta yang diterima dan proses daftar ulang dilihat di website ppds.fk.ub.ac.id dan SELMA
  18. Peserta PPUK  wajib megikuti Program Pembimbingan Khusus (PPK) yang meliputi materi :
    Materi umum :

    • kemampuan bahasa Inggris;
    • psikologi psikiatri; dan
    • komunikasi

    Materi khusus : meliputi bimbingan pengembangan pengetahuan dan ketrampilan khusus sesuai program studi/peminatan.

  19. PPK dilaksanakan pada
    • Bulan April s/d September untuk periode penerimaan Januari dan;
    • Bulan Oktober s/d Maret untuk periode penerimaan Juli.

 

IV. PERSYARATAN UMUM JALUR REGULER dan PPUK

No PERSYARATAN UMUM REGULER PPUK
1. Surat Pemohonan/lamaran ke Dekan untuk mengikuti Program Pendidikan Dokter Spesialis

Download contoh Lamaran PS PDS

Dibuat pribadi Dibuat oleh instansi pengusul
2. Calon peserta didik PPUK merupakan dokter Aparatur Sipil Negara yang dibuktikan dengan Surat Keputusan Pengangkatan Pegawai atau perjanjian kerja Tidak Wajib Wajib
3. Umur Maximal pada saat pendidikan dimulai per tanggal 1 Juli untuk periode Juli dan tanggal 1 Januari untuk periode Januari; 35,00 40,00
4. Peserta harus mempunyai nilai IPK minimal 2.75 untuk Fakultas Kedokteran dengan akreditasi A, sedangkan untuk Fakultas Kedokteran dengan akreditasi B harus mempunyai nilai IPK minimal 3.00 2.50 untuk Fakultas Kedokteran dengan akreditasi A, sedangkan untuk Fakultas Kedokteran dengan akreditasi B harus mempunyai nilai IPK minimal 2.75
5. Akreditasi Fakultas Kedokteran sebagai mana disebutkan pada point (3) berdasarkan Akreditasi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) atau Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes) yang berlaku saat ijazah diterbitkan, keterangan Akreditasi Harus tercantum didalam Ijazah Dokter, Jika tidak tercantum harus menyerahkan Fotocopy Sertifikat Akreditasi; Wajib Wajib
6. Surat Keterangan Pembiayaan bermaterai

Download Surat Keterangan Pembiayaan PS PDS

1.   Surat keterangan pembiayaan mandiri

2.   Bisa ditambahkan Surat pembiayaan dari sponsor atau instansi

Surat Pembiayaan  oleh Instansi Pemerintah yang dibuktikan dengan perjanjian pembiayaan dari Kepala Daerah, pejabat yang berwenang membuat komitmen atau pejabat dari Instansi Pemerintah;.
7. Perjanjian antara peserta dengan daerah yang memuat pengabdian di Daerah pengirim atau Kementerian pengirim minimal satu kali masa studi. Tidak Wajib Wajib
8. Surat Pernyataan persetujuan Suami/istri bagi yang sudah menikah atau Orang Tua bagi yang belum menikah.

Download Surat Persetujuan Suami, Istri dan Orangtua

Wajib Wajib
9. Lebih diutamakan yang mendapat Rekomendasi dari Organisasi profesi tentang kebutuhan tenaga spesialis dari perhimpunan/organisasi profesi spesialis masing-masing di daerah; Opsional Opsional
10. Surat rekomendasi dari IDI setempat yang menyatakan tidak pernah melakukan Malpraktek atau pelanggaran kode etik kedokteran Wajib Wajib
11. Surat Tanda Registrasi Dokter (STR) / bisa diganti bukti telah mengurus STR dari Konsil Kedokteran Indonesia (STR Dokter Umum bukan STR Internship) Wajib Wajib
12 Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) Wajib Wajib
13. Sertifikat Nilai UKDI Wajib Wajib
14. Memiliki Asuransi Kesehatan (ASKES) atau Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat Wajib Wajib

 

V. PERSYARATAN KHUSUS REGULER

Persyaratan Khusus sesuai dengan Program Studi meliputi:

(1)     Ilmu Penyakit Dalam

  1. Surat rekomendasi dari 2 staf Dosen/Senior Ilmu Penyakit Dalam tempat pendidikan dokter umum
  2. Surat pernyataan kembali ke daerah asal/daerah tempat tugas awal bagi calon PPDS yang sudah PNS atau ikatan dinas atau PPUK
  3. Hanya diperbolehkan maksimal dua kali mendaftar pada Program  Studi Ilmu Penyakit Dalam FKUB. Download Pernyataan Pernah mengikuti Seleksi

(2)     Ilmu Kesehatan Anak

  1. Rekomendasi 2 Staf Dosen /Senior Dokter IKA tempat Pendidikan Dokter Umum (tidak wajib saat pandemi covid-19)
  2. Sertifikat Kegiatan Ilmiah (tidak wajib saat pandemi covid-19)
  3. Surat Keterangan telah bekerja di Instansi Kesehatan (minimal 1 tahun, Internship dapat diperhitungkan)
  4. Nilai Tambah IKA
    1. Karya Ilmiah dalam bidang IKA
    2. Penghargaan (Kegiatan di bidang kesehatan)
    3. Diutamakan yang bersedia mengikuti Program Pendayagunaan Dokter Spesialis (PGDS)

(3)     Radiologi

  1. Surat referensi dari 2 Staf Dosen /Senior Dokter Radiologi tempat pendidikan Dokter Umum
  2. Menyertakan surat penolakan bagi pelamar yang sudah pernah mendaftar sebelumnya dan belum diterima, atau surat pernyataan sudah pernah atau tidak pernah mendaftar PPDS di Prodi Radiologi ataupun Prodi lain di seluruh Indonesia Download Pernyataan Pernah mengikuti Seleksi
  3. Persyaratan khususnilai tambah Radiologi
    1. Karya Ilmiah
    2. Penghargaan (Kegiatan di bidang kesehatan)
    3. Nilai baik untuk Radiologi : Ada Rekomendasi yang relevan berdasarkan prestasi

(4)   Jantung & Pembuluh Darah

  • Sertifikat ACLS (Status kadaluarsa diperbolehkan saat pandemi Covid-19)

(5)   Dermatologi dan Venereologi

(6)   Orthopedi & Traumatologi

  • Menyertakan bukti pendaftaran online dari Kolegium Orthopedi & Traumatologi Indonesia.

(7)   Urologi

  1. Sertifikat Advance Trauma Life Support (ATLS), Basic Surgical Science (BSS) dan untuk Dokter Umum serta sertifikat seminar dan workshop di bidang Urologi
  2. Pada pandemi covid-19, jika belum ada penyelenggaraan pelatihan/sertifikasi/workshop peserta diperkenankan mengunakan bukti pendaftaran pelatihan/sertifikasi/workshop.
  3. Bagi calon peserta yang akan menjalani tes di Prodi Urologi hanya pernah satu kali mengikuti tes PPDS di Prodi Urologi ataupun Prodi lain dimanapun di seluruh Indonesia Download Pernyataan Pernah mengikuti Seleksi
  4. Menyertakan surat penolakan bagi pelamar yang sudah pernah mendaftar sebelumnya dan belum diterima, atau surat pernyataan sudah pernah atau tidak pernah mendaftar PPDS di Prodi Urologi ataupun Prodi lain di seluruh Indonesia
  5. Bagi calon peserta didik wanita, menyertakan surat pernyataan bahwa tidak hamil dibuktikan dengan pemeriksaan penunjang dan sanggup untuk tidak hamil pada tahun pertama pendidikan.
  6. Bagi Calon Peserta PPDS, Lulusan Program Studi S1 Pendidikan Dokter yang menggunakan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) harap melampirkan Surat Tanda Selesai Internship (STSI)yang diterbitkan oleh Komite Internship Dokter Indonesia (KIDI) Provinsi

 

(8)   Patologi Klinik

  1. Rekomendasi 2 Staf Dosen /Senior Dokter PK tempat pendidikan Dokter Umum
  2. Sertifikat kegiatan ilmiah
  3. Surat Keterangan telah bekerja di instansi kesehatan (minimal 1 Tahun) diluar Internship
  4. Tidak menderita buta warna meskipun parsial
  5. Nilai baik untuk PK : ada rekomendasi yang relevan berdasarkan prestasi

(9)   Ilmu Bedah

  1. Surat keterangan penempatan setelah lulus dari Instansi / rumah sakit baik pemerintah / swasta (bermaterai)
  2. Surat Rekomendasi dari Dokter Bedah di RS yang mengeluarkan surat keterangan penempatan
  3. Sertifikat Advance Trauma Life Support (ATLS), Basic Surgical Science (BSS) (tidak wajib saat pandemi covid-19)
  4. Hanya boleh dua kali mendaftar pada prodi Ilmu Bedah FKUB Download Pernyataan Pernah mengikuti Seleksi
  5. Surat keterangan telah bekerja di instansi kesehatan minimal 6 bulan (diluar internship)
  6. Bagi calon peserta wanita membuat surat pernyataan bersedia untuk tidak hamil pada satu tahun pertama pendidikan.

(10) Patologi Anatomi

  1. Tidak menderita buta warna meskipun parsial
  2. Rekomendasi 2 Staf Dosen /Senior Dokter Spesialis PA di tempat pendidikan dokter umum atau Senior Spesialis PA tempat akan bekerja nantinya
  3. Bagi calon peserta yang akan menjalani tes di prodi Patologi Anatomi hanya pernah satu kali mengikuti tes PPDS di Prodi Patologi Anatomi di seluruh Indonesia Download Pernyataan Pernah mengikuti Seleksi
  4. Menyertakan surat penolakan bagi pelamar yang sudah pernah mendaftar sebelumnya dan belum diterima, atau surat pernyataan sudah pernah atau tidak pernah mendaftar PPDS di Prodi apapun di seluruh Indonesia
  5. Nilai TambahPatologi Anatomi
    1. Sertifikat kegiatan ilmiah/bukti karya ilmiah bidang Patologi Anatomi
    2. Nilai minimal B untuk mata kuliah/blok yang mengandung Anatomi, Histologi dan Patologi Anatomi selama S1.

(11)   Mikrobiologi Klinik

  1. Mengisi Daftar Riwayat Hidup
  2. Tidak mengalami buta warna meskipun parsial
  3. Tidak ada batasan usia (setelah 5 tahun disesuaikan)
  4. UKDI tidak disyaratkan (setelah 5 tahun disesuaikan)

 

(12)      Anestesiologi dan Terapi Intensif

  1. Minimal pernah mengikuti pelatihan PTC/BLS/ATLS/ACLS/FCCS dalam waktu tidak lebih dari lima tahun saat pendaftaran.
  2. Pada masa pandemi covid-19, sertifikat pelatihan sebagaimana disebutkan pada point 1 tidak wajib saat proses pendaftaran, tetapi wajib diikuti saat proses studi ppds.
  3. Surat Rekomendasi dari 2 orang dokter spesialis Anestesiologi dari asal tempat bekerja, kecuali daerah yang belum memiliki dokter spesialis anestesi dapat diganti dengan rekomendasi dari Kepala Dinas Kesehatan atau pejabat yang berwenang di Daerah.
  4. Bersedia mengikuti program PGDS.
  5. Bagi calon peserta PS PDS perempuan yang sudah menikah harus didampingi suami saat proses tes wawancara dan bersedia untuk tidak hamil pada satu tahun pertama pendidikan.
  6. Maksimal dapat mendaftar tiga kali pada Prodi Anestesiologi dan Terapi Intensif FKUB.

(13)   Ilmu Kesehatan THT-KL

  1. Hanya boleh dua kali mendaftar di Prodi THT-KL FKUB Download Pernyataan Pernah mengikuti Seleksi
  2. Mempunyai sertifikat kegiatan ilmiah THT (bukan online)
  3. NILAI TAMBAH
    1. Baru pertama kali tes (membuat surat pernyataan)
    2. Menyertakan surat keterangan telah bekerja di instansi kesehatan minimal satu tahun (diluar program internship)
    3. Mempunyai karya ilmiah bidang THT-KL
    4. Pernah mengikuti workshop dalam bidang THT
    5. Nilai bidang THT saat pendidikan dokter umum
    6. Ada Instansi Kesehatan yang menerima setelah calon lulus THT dan lebih diutamakan mendapatkan beasiswa dari instansi tersebut
    7. Pernah mengikuti BSS (Basic Surgical Science) dan ATLS (Advance Trauma Life Support)

(14)    Obstetri-Ginekologi

(15)    Neurologi

  1. Maksimal 3x mendaftar di PS PDS Neurologi Download Pernyataan Pernah mengikuti Seleksi
  2. Bila belum memiliki NIP (Nomer Induk Pegawai) sesuai UU ASN, harus ada surat keterangan Bekerja di daerah tersebut minimal 2 tahun yang dikeluarkan oleh BKD dan atau Sekretaris Daerah dan atau Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah (wajib untuk program PPUK)
  3. Menandatangani surat kesediaan mengundurkan diri apabila melanggar etika & kesusilaan yang di tetapkan oleh komisi etik FKUB
  4. Tidak menggunakan media sosial kecuali atas ijin Ketua Program Studi (KPS) diluar kepentingan pelayanan & pendidikan selama masa studi.
  5. Berjanji tidak melakukan pelanggaran kode etik.
  6. Surat Keterangan telah bekerja di Instansi Kesehatan pemerintah minimal 1 tahun (PPUK)
  7. Surat Referensi dari 1 Senior Neurologi tempat Pendidikan Dokter Umum.

(16)      Ilmu Kesehatan Mata

  1. Tes Kesehatan Mata yang dilaksanakan saat Seleksi Tahap III / Tes Tulis dan Wawancara
  2. Hanya diperbolehkan maksimal dua kali mendaftar pada Program  Studi Ilmu Kesehatan Mata FKUB Download Pernyataan Pernah mengikuti Seleksi

 

VI. PERSYARATAN KHUSUS PPUK

(1)   Penyakit Dalam

  1. Surat referensi dari 2 orang senior IPD tempat Pendidikan dokter umum;
  2. Hanya diperbolehkan maksimal dua kali mendaftar pada Program Studi Ilmu Penyakit Dalam.

(2)   Ilmu Kesehatan Anak

  1. Rekomendasi 2 (dua) Staf Dosen/ Senior Dokter IKA Tempat Pendidikan Dokter Umum. Untuk lulusan UB, rekomendasi dari Staf Dosen yang bukan sebagai Tim Seleksi Calon PPDS IKA FKUB;
  2. Sertifikat Kegiatan Ilmiah diutamakan tentang IKA;
  3. Surat Keterangan telah bekerja di Instansi Kesehatan (minimal 1 Tahun);
  4. Nilai Tambah IKA:
  5. Karya Ilmiah/Penelitian dalam bidang IKA;
  6. Penghargaan (Kegiatan di bidang kesehatan); dan
  7. Diutamakan yang bersedia mengikuti Program Pendayagunaan Dokter Spesialis (PGDS).

(3)   Radiologi

  1. Surat Referensi dari 2 Staf Dosen/Senior Dokter Radiologi Tempat Pendidikan Dokter Umum;
  2. Menyertakan surat penolakan bagi pelamar yang sudah pernah mendaftar sebelumnya dan belum diterima, atau surat pernyataan sudah pernah atau tidak pernah mendaftar PPDS di Program Studi Radiologi ataupun Prodi Lain di seluruh Indonesia; dan
  3. Persyaratan khusus Nilai Tambah Radiologi:
  4. Karya Ilmiah;
  5. Penghargaan (Kegiatan di bidang kesehatan);
  6. Nilai baik untuk Radiologi; dan
  7. Ada Rekomendasi yang relevan berdasarkan prestasi.

(4)   Jantung dan Pembuluh Darah

  • Sertifikat ACLS

(5)   Dermatologi dan Veneorologi

  1. Mengisi Daftar Riwayat Hidup;
  2. Surat rekomendasi/izin dari senior Spesialis Kulit dan Kelamin yang bekerja di Rumah Sakit yang sama dan/atau di area kota/kabupaten yang sama;
  3. Melampirkan sertifikat kegiatan ilmiah yang menunjang diutamakan di bidang DV; dan
  4. Maksimal mendaftar 2 (dua) kali di Program Studi Dermatologi dan Veneorologi FKUB terhitung sampai dengan tahap III (ujian tulis dan wawancara).

(6)   Orthopedi dan Traumatologi

  • Menyertakan bukti pendaftaran online dari Kolegium Ortopedi dan Traumatologi Indonesia.

(7)   Urologi

  1. Sertifikat ATLS, BSS serta Sertifikat seminar dan workshop di bidang Urologi
  2. Bagi calon peserta yang akan menjalani tes di Prodi Urologi hanya pernah satu kali mengikuti tes PPDS di Program Studi Urologi ataupun Program Studi lain dimanapun di seluruh Indonesia;
  3. Menyertakan surat penolakan bagi pelamar yang sudah pernah mendaftar sebelumnya dan belum diterima, atau surat pernyataan sudah pernah atau tidak pernah mendaftar PPDS di Program Studi Urologi ataupun Program Studi Lain di seluruh Indonesia;
  4. Bagi calon peserta didik perempuan, menyertakan surat pernyataan bahwa tidak hamildibuktikan dengan pemeriksaan penunjang dan sanggup untuk tidak hamil pada tahun pertama pendidikan; dan
  5. Bagi Calon Peserta PPDS, Lulusan Program Studi S1 Pendidikan Dokter yang menggunakan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) harap melampirkan Surat Tanda Selesai Internship (STSI) yang diterbitkan oleh Komite Internship Dokter Indonesia (KIDI) Provinsi.

(8)   Patologi Klinik

  1. Rekomendasi 2 (dua) Staf Dosen/ Senior Dokter PK tempat Pendidikan Dokter Umum;
  2. Sertifikat Kegiatan Ilmiah;
  3. Surat Keterangan telah bekerja di Instansi Kesehatan (minimal 1 Tahun) diluar Internship;
  4. Tidak menderita buta warna meskipun parsial; dan
  5. Nilai baik untuk PK: Ada Rekomendasi yang relevan berdasarkan Prestasi.

(9)   Ilmu Bedah

  1. Surat Rekomendasi dari Dokter Bedah di RS yang mengeluarkan surat keterangan penempatan;
  2. Sertifikat ATLS dan BSS Dokter umum;
  3. Hanya boleh mendaftar dua kali pada Program Studi Ilmu Bedah FKUB;
  4. Surat Keterangan telah bekerja di Instansi Kesehatan minimal enam (6) bulan (diluar Internship); dan
  5. Bagi calon peserta perempuan membuat surat pernyataan bersedia untuk tidak hamil pada satu tahun pertama Pendidikan.

(10) Patologi Anatomik

  1. Tidak menderita buta warna meskipun parsial;
  2. Rekomendasi 2 Staf Dosen/Senior Dokter Spesialis PA di tempat Pendidikan Dokter Umum atau Senior Spesialis PA tempat akan bekerja nantinya; dan
  3. Bagi calon peserta yang akan menjalani tes di Prodi Patologi Anatomi hanya pernah 1 kali tidak lulus tes masuk di Prodi Patologi Anatomi sentra lain.

(11) Mikrobiologi Klinik

  1. Mengisi Daftar Riwayat Hidup;
  2. Tidak mengalami buta warna meskipun parsial;
  3. Tidak ada Batasan usia (setelah 5 tahun disesuaikan);
  4. UKDI tidak disyaratkan (setelah 5 tahun disesuaikan); dan
  5. Bagi calon PPDS perempuan yang sudah menikah, diminta membuat surat pernyataan bersedia tidak hamil pada tahun pertama pendidikan.

(12) Anestesiologi dan Terapi Intensif

  1. Minimal pernah mengikuti pelatihan PTC/BLS/ATLS/ACLS/FCCS dalam waktu tidak lebih dari lima tahun saat pendaftaran;
  2. Surat Rekomendasi dari 2 (dua) orang dokter spesialis Anestesiologi dari asal tempat bekerja, kecuali daerah yang belum memiliki dokter spesialis anestesi dapat diganti dengan rekomendasi dari Kepala Dinas Kesehatan atau pejabat yang berwenang di Daerah;
  3. Bersedia mengikuti program PGDS;
  4. Bagi calon peserta PS PDS perempuan yang sudah menikah harus didampingi suami saat proses tes wawancara dan bersedia untuk tidak hamil pada satu tahun pertama pendidikan;
  5. Maksimal dapat mendaftar tiga kali pada Prodi Anestesiologi dan Terapi Intensif FKUB; dan
  6. Wajib mengikuti arahan tempat tugas setelah lulus pendidikan di PS PDS Anestesiologi dan Terapi Intensif FKUB.

(13) Kesehatan Telinga, Hidung, Tenggorok, Bedah Kepala Leher

  1. Hanya boleh dua kali mendaftar di Program Studi THT-KL FKUB;
  2. Mempunyai sertifikat kegiatan ilmiah THT (bukan online);
  3. Nilai tambah Kesehatan Telinga, Hidung, Tenggorok, Bedah Kepala Leher:
    1. Baru pertama kali tes (membuat surat pernyataan);
    2. Menyertakan surat keterangan telah bekerja di instansi kesehatan minimal satu tahun (diluar program internship);
    3. Mempunyai karya ilmiah bidang THT-KL;
    4. Pernah mengikuti workshop dalam bidang THT;
    5. Nilai bidang THT saat pendidikan dokter umum;
    6. Ada Instansi Kesehatan yang menerima setelah calon lulus THT dan lebih diutamakan mendapatkan beasiswa dari instansi tersebut; dan
    7. Pernah mengikuti BSS (Basic Surgical Science) dan ATLS (Advance Trauma Life Support).

(14) Obstetri dan Ginekologi

  • Hanya diperbolehkan maksimal dua kali mendaftar pada Program Studi Obstetri-Ginekologi FKUB.

(15) Neurologi

  1. Surat Rekomendasi dari Dokter Spesialis Neurologi dari asal tempat bekerja, kecuali daerah yang belum memiliki Dokter Spesialis Neurologi dapat diganti dengan rekomendasi dari atasan/ direktur dr RS yang mengeluarkan surat keterangan penempatan;
  2. Surat Keterangan telah bekerja di Instansi Kesehatan pemerintah minimal 1 tahun;
  3. Menyertakan surat penolakan bagi pelamar yang sudah pernah mendaftar sebelumnya dan belum diterima, atau surat pernyataan sudah pernah atau tidak pernah mendaftar PPDS di Program Studi apapun di seluruh Indonesia;
  4. Peserta hanya boleh mendaftar maksimal 3 kali; dan
  5. Surat Referensi dari 1 Senior Neurologi tempat Pendidikan Dokter Umum.

(16) Ilmu Kesehatan Mata

  1. Surat Rekomendasi dari Dokter Spesialis Mata daerah tempat bekerja, atau rekomendasi dari Direktur RS yang mengeluarkan surat keterangan penempatan;
  2. Surat pernyataan bermaterai bahwa sudah pernah atau belum pernah mendaftar PPDS di Program Studi apapun di seluruh Indonesia; dan
  3. Hanya diperbolehkan mendaftar maksimal dua kali pada Program Studi Ilmu Kesehatan Mata FKUB.

(17) Pulmonologi

  1. Surat rekomendasi dari Direktur RS setempat; dan
  2. Hanya dperbolehkan mendaftar 2 (dua) kali pada PS PDS Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FKUB.

(18) Ilmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi Medik

  1. Ada rekomendasi dari Ketua Cabang Perdosri setempat atau wilayah Cabang Perdosri terdekat
  2. Melampirkan sertifikat kegiatan ilmiah yang diselenggarakan oleh Perdosri; dan
  3. Melampirkan surat pernyataan/keterangan telah bekerja didaerah setempat minimal 3 tahun.