Program Studi Magister Entomologi Pertanian

PROGRAM MAGISTER ENTOMOLOGI PERTANIAN

 

Kurikulum memuat mata kuliah/modul/blok yang mendukung pencapaian kompetensi lulusan dan memberikan keleluasaan pada mahasiswa untuk memperluas wawasan dan memperdalam keahlian sesuai dengan minatnya, serta dilengkapi dengan deskripsi mata kuliah/modul/blok, silabus, rencana pembelajaran dan evaluasi. Kurikulum harus dirancang berdasarkan relevansinya dengan tujuan, cakupan dan kedalaman materi, pengorganisasian yang mendorong terbentuknya hard skills dan keterampilan kepribadian dan perilaku (soft skills) yang dapat diterapkan dalam berbagai situasi dan kondisi.

 

Profil lulusan

Uraikan profil lulusan program studi yang berupa profesi atau jenis pekerjaan atau bentuk kerja lainnya berdasarkan studi keterlacakan lulusan dari program studi sejenis tingkat lokal, nasional, regional ASEAN, dan/atau internasional.

 

Program Studi Magster Entomologi Pertanian berorientasi untuk menghasilkan lulusan Magister Sains dengan peran sebagai berikut:

  1. Manajer dari suatu usaha/bisnis di bidang pertanian atau bidang lain yang mendukung bidang pertanian. Termasuk kedalam kelompok ini adalah perencana, penyelenggara, penggerak, dan pengendali dari suatu kegiatan pertanian atau kegiatan yang berkaitan dengan pertanian,
  2. Perencana di bidang pertanian, yang meliputi: birokrat, teknokrat, dan pengambil kebijakan/ keputusan di bidang pertanian, khususnya di bidang perlindungan tanaman
  3. Pelaku di bidang pertanian atau bidang lain yang mendukung bidang pertanian. Termasuk kedalam kelompok ini adalah wirausahawan (entrepreneur) yang bergerak di bidang pertanian atau bidang lain yang mendukung bidang pertanian,
  4. Peneliti yang bekerja di lingkup pertanian, baik dilembaga-lembaga litbang pertanian, pusat-pusat penelitian/pusat-pusat kajian pertanian, balai-balai penelitian, dan perguruan tinggi penyelenggaran pendidikan pertanian, dan Badan Karantina Pertanian.
  5. Pendidik, yang meliputi: dosen di perguruan tinggi penyelenggaran pendidikan pertanian, widyaiswara, dan guru sekolah kejuruan bidang pertanian.

 

Capaian pembelajaran.

Rumusan capaian pembelajaran program studi sesuai dengan level 8 (delapan) KKNI dan SN-Dikti

 

Sikap

  1. Bertaqwa kepada Tuhan yang maha esa dan mampu menunjukkan sikap religius
  2. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama , moral dan etika
  3. Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, dan peradapan berdasarkan pancasila
  4. Berperan sebagai warga Negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta tanggung jawab pada Negara dan bangsa
  5. Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain;
  6. Bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap
    masyarakat dan lingkungan;
  7. Taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara ;
  8. Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik;
  9. Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya
    secara mandiri;
  10. Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan.
  11. Mempunyai komitmen, kejujuran, dan kedisiplinan dalam mengembangkan sikap, nilai, dan kemampuan diri.

 

Keterampilan Umum

  1. Mampu mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif melalui proses belajar mengajar, penelitian ilmiah, diskusi ilmiah dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi yang sesuai dengan bidang entomologi, menyusun konsepsi ilmiah dan hasil kajian berdasarkan kaidah, tata cara, dan etika ilmiah dalam bentuk tesis serta artikel yang diterima di jurnal ilmiah terakreditasi.
  2. Mampu melakukan validasi atau kajian di bidang entomologi dalam menyelesaikan masalah pertanian yang relevan melalui pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
  3. Mampu menyusun ide, hasil pemikiran dan argumen ilmiah secara lisan dan tertulis dan bertanggung jawab berdasarkan etika keilmuan, serta mengkomunikasikan kepada masyarakat akademik melalui seminar ilmiah.
  4. Mampu mengidentifikasi bidang keilmuan yang menjadi obyek penelitiannya dan memposisikan ke dalam suatu peta penelitian yang dikembangkan melalui pendekatan inter atau multi disipliner
  5. Mampu mengambil keputusan dalam konteks penyelesaian masalah dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora berdasarkan kajian ,analisis atau eksperimental terhadap informasi dan data

 

Ketrampilan Khusus

  1. mampu melakukan pendalaman atau perluasan keilmuan entomologi dengan menghasilkan model/metode/ pengembangan teori yang akurat, teruji, inovatif;
  2. mampu memecahkan masalah iptek terkait dengan permasalahan pengelolaan hama dalam konteks pertanian berlanjut, melalui pendekatan eksperimental dan/atau deduksi teoritis secara inter- atau multidisiplin, dicirikan dengan dihasilkannya karya yang berpotensi untuk diaplikasikan dalam memecahkan masalah iptek tersebut;
  3. mengembangkan kemanfaatan keilmuan entomologi untuk diaplikasikan pada lingkup yang lebih luas.

 

Pengetahuan

  1. menguasai teori entomologi, mencakup morfologi, fisiologi, taksonomi, biologi dan ekologi serangga.
  2. menguasai konsep pengelolaan hama terpadu dalam konteks pertanian berlanjut;
  3. menguasai prinsip dan konsep analisis sesuai dengan kaidah ilmiah pada bidang entomologi;
  4. Mengembangkan IPTEKS melalui riset inter/multi disiplin, inovasi, dan teruji.

 

 

Mata kuliah.

Tabel bahan kajian PS S2 Entomologi Pertanian

No Kode MK

 

Nama MK sks Bahan Kajian

 

Dosen Pengampu
I PTH5102 Fisiologi Serangga 2 Proses fisiologis, yang meliputi hubungannya dengan makan;

Proses fisiologis, yang meliputi hubungannya dengan Pernafasan, pemeliharaan keseimbangan air dan pengaturan panas tubuh;

Proses fisiologis, yang meliputi hubungannya dengan pertumbuhan dan perkembangan

Dr. A. Rizali, SP., M.Si

Dr. Ir. Toto Himawan, SU

PTH5103 Ekologi Serangga 2 Batasan ekologi serangga

Masalah kelimpahan populasi, distribusi populasi

Implementasi ekologi serangga untuk pengelolaan agro ekosistem.

Dr. Ir. Gatot Mudjiono

Dr. B. Tri Rahardjo, SU

PTH5104 Biodiversitas Agroekosistem Tropis 2 Biodiversitas pada agroekosistem daerah tropis

Konsep “sink dan source”

Analisis biodiversitas dan konservasi biodiversitas

Dr. A. Rizali, SP., M.Si

H.Tarno, SP., MP., Ph.D

 

PTH5105 Pengendalian Hayati 3 Teori dan aplikasi introduksi musuh alami

Konservsi Musuh alami

Augmentasi Musuh alami

Dr. Ir. Sri karindah, MS

 

II PTH 5201 Metodologi Penelitian dan Interprestasi Data 3 Azas-azas penelitian ilmiah

Interpretasi Data

Penulisan artikel publikasi

Dr. Ir. Toto Himawan, SU
PTH 5202 Perencanaan dan Implementasi PHT 3 Dasar agroekologi dan PHT

Konsep kunci dalam penyusunan dan pengembangan program PHT

Aspek pendukung implementasi PHT

Dr. Ir. Gatot Mudjiono

 

PTH 5203 Taksonomi Serangga 2 Sistematika dan Klasifikasi Serangga

Pendekatan filogeni

Pendekatan kladistik dan numerik

Dr. A. Rizali, SP., M.Si
PTH 5204 Hubungan Timbal Balik Serangga dengan Tanaman 2 Evolusi serangga dan tumbuhan

Pengaruh metabolit sekunder tumbuhan

Semio-kimia antibiosis yang menghambat pertumbuhan serangga

 

Dr. B. Tri Rahardjo, SU

 

PTH 5205 Perilaku Serangga 2 Perbedaan perilaku serangga pradewasa dan dewasa,

Perpindahan dan migrasi, .

Ritme “circadian” dan pengaruh lingkungan abiotik

Dr. Ir. Toto Himawan, SU
PTH6101 Pilihan 1 2
PTH6101 Pilihan 2 2
PTH6103 Mata Kuliah Pendukung 2
PTH6201 Tesis 8
PTH6202 Seminar 1

 

 

Metode dan bentuk pembelajaran per mata kuliah sesuai dengan capaian pembelajaran dengan memperhatikan peningkatan kapasitas belajar mandiri, peningkatan kemampuan menulis karya ilmiah, dan penciptaan kebebasan akademik

 

No Mata Kuliah Metode dan Bentuk Pembelajaran Capaian Pembelajaran
1. Ekologi Serangga Tatap muka, diskusi, dan praktek, dengan tugas mandiri dan terstruktur berupa laporan ilmiah Mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh terhadap ekologi serangga meliputi pemahaman mengenai autecology, ekologi populasi, ekologi komunitas dan tingkatan dalam ekosistem
2. Fisiologi Serangga Tatap muka, diskusi, dan praktek, dengan tugas mandiri dan terstruktur berupa laporan ilmiah Mampu mengembangkan pemahaman dan pengertian yang mendasar bagaimana bekerjanya proses fisiologi serangga, dan mampu mengidentifikasi dan menguraikan organ kunci, molekul dan lintasan yang terlibat.
3. Biodiversitas Agroekosistem Tropis Tatap muka, diskusi, dan praktek, dengan tugas mandiri dan terstruktur berupa laporan ilmiah Mengevaluasi biodiversitas agroekosistem tropis meliputi peran ekologi biodiversitas pada agroekosistem, hubungan biodiversitas dengan populasi hama, nilai ekonomi dari biodiversitas, konsep SLOSS, konsep wildlife-friendly farming dan landsparing, serta mendesain biodiversitas untuk menekan hama di agroekosistem
4. Metodologi Penelitian dan Interpretasi Data Tatap muka, praktek, dan diskusi, dengan tugas mandiri dan terstruktur berupa laporan ilmiah Mahasiswa mampu menyusun proposal penelitian yang telah sesuai dengan kaidah metode penelitian.
5. Pengelolaan Hama dan Penyakit Terpadu Tatap muka, presentasi, dan diskusi, dengan tugas mandiri dan terstruktur berupa laporan ilmiah Mahasiswa diharapkan mampu mengidentifikasi masalah hama dan penyakit serta mengimplementasikan model penerapan PHT skala luas menuju sistem pertanian berlanjut
6. Taksonomi Serangga Tatap muka, diskusi, dan praktek, dengan tugas mandiri dan terstruktur berupa laporan ilmiah Memahami pentingnya taksonomi serangga, evolusi dan klasifikasi arthropoda, dan menguasai identifikasi serangga pterygota dan apterygota, ordo-ordo dan famili serangga
7. Pengendalian Hayati Tatap muka, presentasi, dan diskusi, dengan tugas mandiri dan terstruktur berupa laporan ilmiah Mampu mengimplementasikan teknik pengendalian hayati (introduksi, konservasi, augmentasi), dan mengevaluasi pengendalian hayati, serta perannya dalam PHT.
8. Hubungan Perubahan Iklim dan Hama Tatap muka, presentasi, dan diskusi, dengan tugas mandiri dan terstruktur berupa laporan ilmiah Mampu menghubungkan fenomena perubahan iklim dengan perubahan perilaku hama, siklus hidup dan peledakan populasi hama.
9. Perilaku Serangga Tatap muka, presentasi, dan diskusi, dengan tugas mandiri dan terstruktur berupa laporan ilmiah Mampu menjelaskan bagaimana perilaku serangga telah berevolusi sehingga membuat serangga sebagai salah satu grup taksonomi yang paling sukses dan paling beragam di muka bumi serta mampu menganalisis perilaku serangga pra-dewasa dan dewasa
10. Karantina Tumbuhan dan Regulasi Tatap muka, presentasi, dan diskusi, dengan tugas mandiri dan terstruktur berupa laporan ilmiah Mahasiswa memahami pentingnya perlindungan terhadap sumber daya alam dan plasma nuftah Nabati  Indonesia dari ancaman OPTK, Tataorganisasi Karantina secara Internasional, dan peran Karantina dalam perdagangan produk pertanian secara global.
11. Biologi Spesies Alien Invasif Tatap muka, presentasi, dan diskusi, praktek, dengan tugas mandiri dan terstruktur berupa laporan ilmiah mengevaluasi spesies invasif di dunia, kemampuan adaptasi spesies invasif, kelompok spesies invasif dan dampak yang ditimbulkan, analisis resiko spesies invasif dan pengendalian spesies invasif
12. Ketahanan Tanaman Terhadap Hama Tatap muka, presentasi, dan diskusi, dengan tugas mandiri dan terstruktur berupa laporan ilmiah Mampu menganalisis mekanisme ketahanan tanaman terhadap hama, dan mengevaluasi tingkat ketahanan tanaman
13. Manajemen Pertanian Organik Tatap muka, presentasi, dan diskusi, dengan tugas mandiri dan terstruktur berupa laporan ilmiah Mampu mengelola dan merancang pertanian organik,

menuju pertanian berlanjut

14. Akarologi Pertanian Tatap muka, diskusi, dan praktek, dengan tugas mandiri dan terstruktur berupa laporan ilmiah Menganalisis biologi dan ekologi tungau sebagai hama, kaidah ekologi dalam pendekatan pengelolaan tungau secara terpadu.
15. Ekotoksikologi Pestisida Tatap muka, presentasi, dan diskusi, dengan tugas mandiri dan terstruktur berupa laporan ilmiah Mampu menunjukkan peran pestisida bagi kehidupan manusia dan dampak penggunaan pestisida terhadap lingkungan, serta memberikan solusi untuk mengurangi dampak negatif pestisida.
16. Statistika Ekologi Tatap muka, presentasi, praktek, dan diskusi, dengan tugas mandiri dan terstruktur berupa laporan ilmiah Mengimplementasikan statistika ekologi dalam menganalisis data ekologi komunitas, pola spasial, hubungan spesies dengan kelimpahan, keterkaitan antar spesies, klasifikasi komunitas, ordinasi komunitas dan interpretasi komunitas
17. Patologi Serangga Tatap muka, presentasi, dan diskusi, praktek,  dengan tugas mandiri dan terstruktur berupa laporan ilmiah Mampu mengidentifikasi penyebab penyakit pada serangga dan mengimplementasikan patogen serangga sebagai agens pengendali hayati
18. Hama Pasca Panen Tatap muka, diskusi, dan praktek, dengan tugas mandiri dan terstruktur berupa laporan ilmiah Mampu mengevaluasi timbulnya hama pasca panen pada hasil  pertanian, peternakan, dan perikanan, serta mengimplementasikan strategi pengendalian hama pasca panen terpadu
19. Biologi Molekuler Serangga Tatap muka, diskusi, dan praktek, dengan tugas mandiri dan terstruktur berupa laporan ilmiah Menguasai teknik molekuler untuk identifikasi serangga dan mempelajari hubungan serangga dengan komponen biotik di lingkungan.
20. Arthropoda Entomofaga Tatap muka, diskusi, dan praktek, dengan tugas mandiri dan terstruktur berupa laporan ilmiah  Mampu mengidentifikasi keanekaragaman arthropoda entomofaga dan menjelaskan perilakunya.

 

 

Informasi Bagian Administrasi PascaSarjana FP UB

(0341)576 273 FAX (0341) 553931

FANDIK NURKIJANTO  +62 813-3443-1242

Informasi pendaftaran dan unduh berkas pendaftaran pada laman Pascasarjana FMIPA:

http://pps.fp.ub.ac.id/program/mahasiswa/informasi-pendaftaran/